Senin, 10 April 2017

GARIS SEBAGAI KURVA BERDERAJAT SATU

Persamaan Normal Sebuah Garis 

 Sebuah garis yang memotong sumbu x dan sumbu y akan tegak lurus terhadap sebuah ruas garis yang melalui titik asal (0, 0). Perhatikan gambar 25.
Garis normal suatu garis yang memotong sumbu x dan sumbu y

 Gambar tersebut memperlihatkan sebuah garis l yang memotong sumbu x di A(a, 0) dan tegak lurus terhadap ruas garis 𝑅𝑂 di mana O(0, 0) dan R titik pada garis l. Besar sudut ⁑𝛃 menyatakan ukuran sudut inklinasi garis RO. Garis RO disebut garis normal dari garis 𝓡. Sedangkan nilai p menunjukkan panjang ruas garis 𝑅𝑂. Maka dapat dibuat sebuah segitiga siku-siku ARO di mana ∑ 𝐴𝑅𝑂 = 90Β°
Sehingga sudut inklinasi garis l yaitu 𝛼 = βˆ‘π‘‹π΄π‘… = 180Β° βˆ’ βˆ‘π‘…π΄π‘‚ = 90Β° + 𝛽 Kemiringan garis l ditentukan oleh m = tan 𝛂 = tan (90 + 𝛃) =  βˆ’ 1/tan𝛽 = βˆ’ cos𝛽/sin𝛽
Karena segitiga ARO adalah segitiga siku-siku dengan hipotenusa 𝑂𝐴 maka cos𝛽 = 𝑝 / |𝑂𝐴 sehingga
|𝑂𝐴| = 𝑝/cos𝛽 = βˆšπ‘Ž2 = π‘Ž. Jadi koordinat titik A di ( 𝑝/cos𝛽,0).

Dengan demikian garis l memiliki gradien π‘š = βˆ’cos𝛽/sin𝛽 dan melalui titik A( 𝑝/cos𝛽 ,0) sehingga  substitusi ke dalam persamaan garis y - y0 = m(x - x0) menghasilkan persamaan normal :

𝑦 βˆ’ 0 = βˆ’cos𝛽/sin𝛽(π‘₯ βˆ’ (𝑝/cos𝛽)) β‡’ 𝒙 𝐜𝐨𝐬𝜷 + π’š 𝐬𝐒𝐧𝜷 βˆ’ 𝒑 = 𝟎  

Jika persamaan garis dinyatakan sebagai persamaan kurva berderajat satu Ax + By + C = 0 maka

π‘š = βˆ’π΄/𝐡 = βˆ’ cos𝛽/sin𝛽 β‡’ 𝐴 𝐡 =  cos𝛽/sin𝛽 β‡’ sin𝛽 = 𝐡/𝐴 (cos𝛽)

Dengan menggunakan identitas trigonometri cos2b + sin2b = 1 dilakukan manipulasi aljabar sebagai berikut.

 cos2b + sin2b = 1  βŸΉ π‘π‘œs2𝛽 + B2 A2 / π‘π‘œs2𝛽 = 1 ⟹ π‘π‘œs2𝛽 ( (A2 +B2  /A2 ) = 1 ⟹𝐜𝐨𝐬𝜷 = 𝑨 Β±βˆšπ‘¨πŸ+π‘©πŸ 

Koordinat titik potong garis dan sumbu x yaitu π‘₯ = βˆ’ 𝐢 𝐴 = 𝑝 cos𝛽 οƒž 𝑝 = βˆ’ 𝐢 𝐴
cos𝛽 dan diperoleh  π‘ = π‘ͺ Β±βˆšπ‘¨πŸ +π‘©πŸ

Contoh 3  

Persamaan kurva berderajat satu x + 2y - 5 = 0 pada contoh 5 dapat diubah menjadi persamaan normal dengan langkah sebagai berikut.

1) Menentukan sudut normal π›½
        Gradien garis yaitu π‘š = βˆ’ 1/2 maka sudut inklinasi 𝛂 = arc tan m = arc tan (βˆ’ 1/2 ) β‰ˆ 153,43  . Hubungan sudut inklinasi 𝛂 dan 𝛃 : 𝛼 = 90Β° + 𝛽. Telah diketahui sudut inklinasi 𝛂 β‰ˆ 153,43 maka sudut 𝛃 β‰ˆ 63,43

2) Menentukan jarak titik (0, 0) ke garis yaitu p
         Titik potong garis dan sumbu x ditentukan dengan mensubtitusikan y = 0 sehingga diperoleh titik potong (5, 0) maka 𝑝 cos 𝛽 = 5 ⟹ p = 5 cos 𝛽 = 5 cos 63,43 β‰ˆ 5 - 0,447 β‰ˆ  2, 24

Maka persamaan normal garis x + 2y - 5 = 0 yaitu : x cos 63,43 + y sin 63,43 - 2,24 = 0



Persamaan normal tersebut dapat diubah kembali menjadi persamaan garis sebagai kurva berderajat atau pun persamaan garis bergradien sebagai berikut :

x cos 63,43 + y sin 63,43 - 2,24 = 0 ⟹ 0,45x + 0,89 y - 2, 24 = 0 ⟹ x + 2y – 5 = 0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar